Meriah, Ultah 4 Tahun HDCI Samarinda, Berbagi dan Anti Ekslusif

Event

Harley Davidson adalah legenda hidup. Identik dengan suaranya yang menggelegar, motor besar dari Negeri Paman Sam ini memiliki fanbase terbesar di seluruh dunia.

Tak terkecuali di Kota Tepian, meski terbilang baru, pecinta Harley Davidson yang tergabung dalam HDCI (Harley Davidson Club Indonesia) Samarinda bisa dibilang cukup aktif. Berdiri sejak 2015, tak kurang ada 45 anggota aktif yang bergabung.

Sabtu (14/12) malam, komunitas HDCI Samarinda menggelar pesta anniversary-nya yang ke-4. Berlokasi di kawasan Bukit Alaya Samarinda, HDCI ingin menunjukkan bahwa komunitas HD bukanlah kelompok ekslusif. Ini dibuktikan mereka dengan mengundang sejumlah komunitas motor Kota Tepian.

“Kami ingin menghilangkan kesan arogan dan ekslusif yang kerap melekat kepada pengguna HD. Maka dari itu, di anniversary ke-4 ini HDCI mengundang seluruh komunitas yang terdaftar di IMI (Ikatan Motor Indonesia) untuk ikut bergembira di acara ini,” ujar Sekretaris HDCI Samarinda, Jubaidi.

Lebih detail, Ketua HDCI Samarinda Agus Sakhlan, mengharapkan momentum empat tahun kehadiran komunitasnya bisa membantu mengangkat pariwisata lokal. Oleh karenanya, di agenda awal pihaknya ingin menggelar event Kalimantan Bike Week, yang berskala hingga internasional. Namun hal itu urung terlaksana disebabkan kendala belum turunnya izin dari pusat. Namun begitu, HDCI Samarinda tetap menjadikan kegiatan semacam ini bisa digelar di Kaltim.

“Ya, contohnya waktu event serupa digelar di Bandung, itu kan yang datang dari seluruh Indonesia. Kalau bisa dilaksanakan di sini, mereka menginap di Samarinda dan aktifitas lainnyma, kita bisa memperkenalkan potensi pariwisata dan jelas mampu meningkatkan PAD,” terang Agus.

Selain itu, HDCI juga kerap mensosialisasikan keselamatan berkendara dalam kegiatannya. Bahkan khusus untuk anggota, mereka mendatangkan instruktur khusus untuk memberikan pelatihan terkait safety riding.

Agus juga menepis anggapan yang menyebut pengendara HD adalah sosok yang arogan, karena kerap menggeber kendaraannya dengan kencang. Hal ini disebutnya disebabkan karakter dari mesin HD yang tidak dibekali pendingin mesin seperti motor lainnya, yang membuat suhu mesin sangat panas jika tak digeber. Maka dalam setiap aktifitas touring, selalu dikawal kepolisian sebagai standar utama keselamatan menggunakan HD.

Kemeriahan ulang tahun yang baru pertama dilaksanakan ini juga menjadi ajang silaturahmi bersama penggemar HD se-Kaltim serta komunitas lainnya. Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng yang dilanjutkan dengan menggeber gas 40-an HD yang berkumpul.

Acara dimeriahkan pula dengan performance dari Dj Yulie Syahira, Maya Duo Legit dan Band Ankercustik.

Dee

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *